Gd. Utama Fakultas Kedokteran Universitas Udayana
Halo perkenalkan saya Mercu, sedang menempuh pendidikan di FK Universitas Udayana Program Studi Pendidikan Dokter dan Profesi Dokter. Aku tahu sebagian besar dari kalian yang sampai ke tulisan ini adalah orang yang sangat penasaran, bagaimana sih kuliah kedokteran ? apa benar yang dibilang orang-orang bahwa mahasiswa kedokteran adalah mahasiswa yang 'Nerd ?'. Daripada mendengarkan orang yang belum mengetahui bagaimana dan apa sebenarnya yang terjadi didalamnya, yuk dibaca.
Jadi saat ini aku sedang ada di semester 6. Berapa tahun sih kuliah pendidikan dokter sampai menjadi dokter ? Jadi untuk perkuliahan secara efektif yaitu 7 - 8 semester, kemudian setelah itu kamu akan mendapat gelar baru dibelakang namanu yaitu S.Ked (Sarjana Kedokteran). Eitss... belum jadi dokter dan belum bisa mengobati pasien yaa..
Selama 7 Semester tersebut kamu bakal berada di fase belajar atau preklinis. Artinya, kamu harus mengisi pengetahuan terkait semua bidang di kedokteran berserta penyakit-penyakit yang ada di tubuh manusia. Selama masa preklinis, kamu akan mengalami beberapa proses pembelajaran :
1. Kuliah atau Lecture
Pada proses kuliah ini, kamu akan diajarkan oleh dokter spesialis bahkan profesor yang ahli dibidangnya, pada proses ini memang sangat penting karena kalian diajarkan langsung oleh pemateri yang ahli. Jadi, pada fase ini jangan pernah bolos dan coba fokus mendengarkan dan belajar sesuai dengan metode belajar yang kalian pakai.
2. Small Grup Discussion (SGD)
SGD ini merupakan proses dimana kita akan berdiskusi dengan kelompok kecil yang berisi sekitar 12 orang mahasiswa dan juga didampingi fasilitator yang pastinya bergelar Dokter. Dalam proses SGD ini, kamu akan mendapatkan kasus yang akan dijawab bersama untuk membantu memahami apapun tentang kuliah yang sebelumnya didapatkan. Jadi, soal-soal SGD yang diberikan dibuat langsung oleh pemateri ahli tersebut. Diskusi ini biasanya berlangsung selama 2 jam.
3. Individual Learning (IL)
IL merupakan proses dimana kita belajar apapun yang terkait dengan materi yang telah diajarkan. Pada proses ini biasanya kamu akan belajar sendiri dari text book atau sumber lainnya untuk menunjang ilmu yang belum dimengerti dan bahkan ilmu tambahan yang bisa didapatkan. IL ini biasanya dialokasikan selama 1 jam.
4. Plenary Session
Plenary session adalah tahapan dimana kamu akan berdiskusi langsung dengan dokter ahli yang telah memberikan kuliah. Kamu bisa menanyakan apapun yang belum dimengerti dan bertanya langsung kepada ahli, terkadang juga kamu akan membahas kasus yang telah diberikan. Plenary session ini berlangsung selama 2 jam.
5. Student Project
Student project merupakan satu-satunya tugas yang ada di perkuliahan, yang dikerjakan sepanjang Blok. Apa itu Blok ? Blok merupakan sistem perkuliahan terbagi menjadi beberapa sistem organ yang diterapkan di FK, seperti contohnya Blok Muskuloskeletal, Blok Kardiovaskular, Blok Resiratory, Blok Neurologi dan lain sebagainya. Blok biasanya berlangsung selama 1 bulan atau kurang.
Student project ini kita selesaikan selama satu Blok dan dikerjakan berkelompok dengan kelompok SGD yang berjumlah 12 orang. Materi student project sudah ditentukan, dan biasanya dipilih materi yang akan jarang ditemui di Rumah Sakit ketika nanti kamu praktek.
6. Basic Clinical Skills (BCS)
BCS merupakan sesi latihan keterampilan untuk mengasah soft skill dalam menangani pasien. Seperti contohnya menjahit luka, bantuan hidup dasar, dan pemeriksaan dalam bidang kedokteran yang nantinya kamu perlukan untuk memeriksa pasien. Tenang, alat-alatnya sudah tersedia lengkap dan disertai manekin untuk menggantikan pasien sungguhan.
7. Praktikum
Praktikum dalam hal ini yaitu seperti praktikum belajar anatomi pada mayat (Kadaver), belajar histologi mikroskopis, belajar pewarnaan gram, dan lain sebagainya yang akan membantu kamu nanti di RS.
8. Ujian Blok
Seperti yang sudah kamu ketahui, ujian dilaksanakan setiap akhir Blok. Terdiri dari 100 soal pilihan ganda dan dikerjakan selama 100 menit. Kamu akan melakukan dengan Computer Base Test (CBT), dimana nanti kamu akan mengerjakan melalui komputer yang sudah disediakan dalam satu ruangan besar yang dapat menampung sebanyak 150 mahasiswa.
9. Ujian OSCE (Objective Structured Clinical Examination)
Ujian OSCE merupakan ujian BCS yang sudah pernah kamu lakukan saat latihan. OSCE ini memiliki batasan waktu, jadi kamu harus sudah selesai mempraktikan selama 5 menit.
Setelah fase preklinis sudah selesai, maka selanjutnya akan memasuki fase Co-Assistent (Koas). Fase Koas ini berlangsung selama 3 semester lamanya, dimana kamu akan berada dan belajar di Rumah Sakit dan melihat secara langsung pasien yang ada. Disinilah kesempatanmu untuk belajar sesungguhnya dan menerapkan ilmu yang telah didapatkan di fase preklinis. Dalam fase Koas, kamu tidak akan secara langsung menangani pasien. Namun, kamu akan membantu dokter spesialis dalam mengerjakan beberapa hal seperti pemeriksaan fisik (yang sudah kamu pelajari di BCS) dan melakukan anamnesis (proses menggali keluhan pasien dengan terstruktur).
Setelah selesai fase Koas, maka sampailah pada saat yang ditunggu-tunggu. Yaitu UKMPPD, merupakan ujian akhir untuk calon-calon dokter. Kamu harus lulus di ujian ini, karena kalau tidak maka kamu harus mengulang melakukan ujian akhir dan diberikan jeda waktu 3 bulan. Ujian UKMPPD berisi ujian soal pilihan ganda dan ujian OSCE. Ujian OSCE dalam UKMPPD berbeda, ujian ini dilakukan selama 15 menit meliputi Anamnesis, Pemeriksaan Fisik, Interpretasi Pemeriksaan Penunjang yang ada, dan Memberikan Obat tentunya.
Nah, sekian dulu nih. Lalu apakah sesulit itu kuliah di Fakultas Kedokteran ? TIDAK!
Mau tau kenapa tidak sulit ? Yuk dikomen dulu.. apa kalian mau tau bagaimana keseruannya kuliah di FK!
Penulis : Mercu Narapati

Comments
Post a Comment